JAKARTA, Blog Baru Bunda Saat ini semakin banyak desainer tanah air yang melebarkan sayapnya ke kancah internasional.
Beberapa di antaranya juga sempat memamerkan karyanya di gelaran "fashion week" kelas dunia.
Di sisi lain, masih ada anggapan di masyarakat bahwa gelaran tersebut lebih kepada gengsi. Setelahnya? Belum tentu busana hasil desain mereka mendapat pesanan dalam jumlah banyak.
"Itu beberapa kali saya dengar dan ditanyakan ke saya," kata Vivi saat ditemui di Plaza Indonesia, Rabu (31/1/2018).
Vivi mengaku dirinya kebanjiran order dalam jumlah besar atau wholesale setelah tampil pada New York Fashion Week 2017 lalu dengan koleksi "Mekkah Madinah Jannah" - nya.
Namun, biasanya tidak semua pemesan kebagian. Ini karena koleksinya menggunakan kain daerah yang produksinya masih terbatas.
"Kain daerah kan susah dibikin wholesale. Makanya kenapa saya ingin banget ada pengembangan teknik supaya ini bisa diproduksi massal," ujarnya.
Vivi kembali berkesempatan mengikuti gelaran New York Fashion Week 2018 dengan memperkenalkan koleksi busana dari kain Sasirangan dan Pagatan, kain asal Kalimantan Selatan.
Baca juga : Vivi Zubedi Perkenalkan Kain Kalimantan ke New York Fashion Week
Inovasi juga akan dilakukan, misalnya dengan membuat produk - produk bernuansa kain daerah tersebut namun tidak menyertakan kain dalam jumlah besar.
Sehingga, dimungkinkan untuk diproduksi secara masal.
"Makanya kenapa saya menggandeng Hijup karena saya ingin meluruskan pandangan ini (fashion show hanya untuk gengsi). Bahwa produk akan langsung kami jual, akan available," tutur Vivi.
Terkait koleksi terbarunya tersebut, ia juga sudah menyiapkan ratusan produk fisik yang siap jual.
Salah satunya kerudung atau scarf dari kain Sasirangan yang menurutnya bisa diproduksi masal.
Baca juga : Cerita Menyentuh di Balik Dibawanya Kain Kalimantan ke NYFW
"Kami sudah punya stok 300an di awal. Kami harapkan sold out dalam waktu satu hari," kata dia.
Dari : Kompas
Blog Baru Bunda Hunian, Musik Blog Baru Bunda
Beberapa di antaranya juga sempat memamerkan karyanya di gelaran "fashion week" kelas dunia.
Di sisi lain, masih ada anggapan di masyarakat bahwa gelaran tersebut lebih kepada gengsi. Setelahnya? Belum tentu busana hasil desain mereka mendapat pesanan dalam jumlah banyak.
| Tampil di Fashion Week Dunia, Desainer Lokal Tak Sekadar Cari Gengsi (Sumber Gambar : KOMPAS) |
Tampil di Fashion Week Dunia, Desainer Lokal Tak Sekadar Cari Gengsi
Adanya anggapan tersebut dibenarkan oleh Perancang Busana Indonesia Vivi Zubedi. Namun, ia membantah jika gelaran "fashion week" hanya dijajal sekadar untuk gengsi."Itu beberapa kali saya dengar dan ditanyakan ke saya," kata Vivi saat ditemui di Plaza Indonesia, Rabu (31/1/2018).
Vivi mengaku dirinya kebanjiran order dalam jumlah besar atau wholesale setelah tampil pada New York Fashion Week 2017 lalu dengan koleksi "Mekkah Madinah Jannah" - nya.
Blog Baru Bunda
Pesanan datang dari beberapa negara, salah satunya Hong Kong.Namun, biasanya tidak semua pemesan kebagian. Ini karena koleksinya menggunakan kain daerah yang produksinya masih terbatas.
"Kain daerah kan susah dibikin wholesale. Makanya kenapa saya ingin banget ada pengembangan teknik supaya ini bisa diproduksi massal," ujarnya.
Vivi kembali berkesempatan mengikuti gelaran New York Fashion Week 2018 dengan memperkenalkan koleksi busana dari kain Sasirangan dan Pagatan, kain asal Kalimantan Selatan.
Baca juga : Vivi Zubedi Perkenalkan Kain Kalimantan ke New York Fashion Week
Blog Baru Bunda
Mengantisipasi banyaknya pesanan, Vivi menggandeng Hijup. Produk yang ditampilkannya di NYFW nantinya juga akan langsung dijual melalui situs tersebut.Inovasi juga akan dilakukan, misalnya dengan membuat produk - produk bernuansa kain daerah tersebut namun tidak menyertakan kain dalam jumlah besar.
Sehingga, dimungkinkan untuk diproduksi secara masal.
"Makanya kenapa saya menggandeng Hijup karena saya ingin meluruskan pandangan ini (fashion show hanya untuk gengsi). Bahwa produk akan langsung kami jual, akan available," tutur Vivi.
Terkait koleksi terbarunya tersebut, ia juga sudah menyiapkan ratusan produk fisik yang siap jual.
Salah satunya kerudung atau scarf dari kain Sasirangan yang menurutnya bisa diproduksi masal.
Baca juga : Cerita Menyentuh di Balik Dibawanya Kain Kalimantan ke NYFW
"Kami sudah punya stok 300an di awal. Kami harapkan sold out dalam waktu satu hari," kata dia.
Dari : Kompas
Blog Baru Bunda Hunian, Musik Blog Baru Bunda
Tampil di Fashion Week Dunia, Desainer Lokal Tak Sekadar Cari Gengsi
Reviewed by Unknown
on
Rabu, Desember 15, 2010
Rating: